PENTINGNYA ETIKA BERBAHASA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KASUS KEJAHATAN BERBAHASA DI MEDIA DIGITAL

Authors

  • Muhammad Taufiq Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Dwiki Osa Maliki Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Andry Syva Maldini Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Ken Narendra Ekamartha Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Kurniawan Nur Cahya Saputra Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Sayyid Haqqu Ahmad Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Esa Pillardien Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Endang Sholihatin Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.53363/bureau.v3i2.311

Keywords:

digital media, language crime, language ethics, media digital, kejahatan berbahasa, etika berbahasa

Abstract

Language crime cases in digital media are increasingly becoming a serious concern in modern society. In today's digital age, social media platforms and online communication have become important means of information exchange and social interaction. However, the development of this technology also has a negative impact, where violations of language ethics are becoming increasingly common. Therefore, this paper aims to find out the form of language crime on digital media in Indonesia and know good language ethics to prevent cases of language crime on digital media in Indonesia. This research method uses qualitative research methods with data collection techniques through observation. Analysis of the literature reveals that language crimes on digital media in Indonesia include the spread of hoaxes, online harassment and fraud, personal data hijacking, cyberbullying, and hate speech. To prevent that language ethics plays its main key role, language ethics involves the use of language that is respectful, honest, responsible, and does not harm others. By practicing good language ethics, individuals can contribute to creating a safe, inclusive, and dignified digital environment

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggito, A, Setiawan, J, S.Pd. Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi. CV Jejak

Chaer, Abdul. (1995). Sosiolinguistik; Perkenalan Awal. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Dewantara, Ki Hajar. (2001). Etika Kehumasan; Konsepsi dan Aplikasi. Jakarta: PT Raja Grapindo Persada.

Furqan, D, Munirah, Rosdiana. 2022. Analisis Bentuk Tuturan Kejahatan Berbahasa (Defamasi) dalam Sosial Media Youtube (Kajian Linguistik Forensik). Jurnal Konsepsi, Vol.11, No. 2

Gunawan, D. (2019). The Dark Side of Social Media: Perilaku Kejahatan Berbahasa di Media Sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi, 16(2), 201-214.

Kadir, A., & Azra, M. (2019). Potret Ujaran Kebencian di Media Sosial (Studi Analisis Sentimen dan Emosi di Twitter). Jurnal Administrasi Publik, 5(2), 155-166.

Rafiq, A. Dampak Media Sosial Terhadap Perubahan Sosial Suatu Masyarakat. Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika

Ruslan, Rosady. (2001). Etika Kehumasan; Konsepsi dan Aplikasi. Jakarta: PT Raja Grapindo Persada.

Salam, Burhanuddin. (1997). Pengantar Linguistik Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada Universitas Press.

Sholihatin, Endang (2019). Linguistik Forensik dan Kejahatan Berbahasa. Yogyakarta https://www.romelteamedia.com/2022/08/pengertian-media-digital-contoh-jenis.html

Tis’ah, J. A. R. H. (2022). Kejahatan Berbahasa (Language Crime). Langgam Pustaka

Wulandari, L., Hidayat S., & Saefudin, L. (2021). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Kejahatan Menggunakan Bahasa Di Desa Nyur Lembang Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2021. LPPM Universitas Mataram

Yustiana (2017). Etika berbahasa indonesia pada masyarakat kalangan ekonomi menengah desa letta kabupaten pinrang (tinjauan sosiolinguistik)

Downloads

Published

2023-06-06

How to Cite

Taufiq, M. ., Maliki, D. O. ., Maldini, A. S. ., Ekamartha, K. N. ., Saputra, K. N. C. ., Ahmad, S. H. ., … Sholihatin, E. . (2023). PENTINGNYA ETIKA BERBAHASA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KASUS KEJAHATAN BERBAHASA DI MEDIA DIGITAL. Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance, 3(2), 2116–2125. https://doi.org/10.53363/bureau.v3i2.311